31 Mei 2011

Cinta Terlarang

Mencintai itu... indah. Tapi dicintai lebih indah. Ya iyalah. Mencintai harus menjaga perasaan. Tapi dicintai, perasaan yang dijaga. Suit..Suit..Ahh...

Tapi bagaimana kalau yang mencintai kita ternyata seorang laki-laki yang terlarang untuk kita? Seorang laki-laki yang telah mempunyai keluarga. Pernahkah berpikir apa yang akan jadinya? Yang jelas, aku tidak pernah menginginkan hal ini terjadi dalam hidupku, bahkan dalam mimpi sekalipun. Hiyyy... ngeri rasanya. Aku buang jauh-jauh dari hadapanku cerita cinta terlarang itu!

Tapi apalah mau dikata, jika cinta sudah melanda hati, siapa bisa mencegah? Aku..? Tidak bisa. Jijik aku mendengarnya. Mendengar kata cinta yang seharusnya tidak ia ucapkan. Seseorang itu yang seharusnya tidak mungkin bisa mencintaiku lebih dari batas kewajaran. Ia adalah orang yang sangat aku hormati dalam hidupku. Ia guruku. Tetapi sebaliknya, ia tidak menghormatiku. Ia malah mengajak selingkuh denganku.

Aku ingatkan padanya bahwa ia punya tanggung jawab atas keluarganya. Mereka percaya bahwa ia akan setia dan sayang pada keluarganya. Ia seharusnya tidak mengkhianati dan menghancurkan harapan mereka. Tapi apa yang aku dengar? Sungguh di luar dugaan. Ia malah berkata kalau ia tahu betul apa yang ia lakukan. Aku tak usah mengajarinya, katanya. Lalu ia berkata bahwa ia mau bertanggung jawab asal aku mau jadi pacarnya. Menjijikkan...!

Aku hanya berdo`a pada sang illahi, semoga ia diberi taufik dan hidayah menuju jalan yang lurus, Aamiin.

2 komentar:

ikal mengatakan...

wahhhhh...........lumayan.!!!!!!!!!!!

ikal mengatakan...

wahhhhh...........lumayan.!!!!!!!!!!!